Apa itu Custom Clearance ?

Pengertian dari Custom Clearance

jasa Custom Clereance

Apabila kita memasuki suatu wilayah negara secara darat, laut / udara, kita diwajibkan melewati custom clearance, dimana barang masuk tersebut akan melewati tahapan proses pemeriksaan.

Adalah tahapan / proses penyelesaian dan pengurusan berbagai dokumen administrasi, biaya pajak dan hal terkait dalam proses ekspor dan impor barang sampai dengan tahap dikeluarkannya surat persetujuan pengeluaran barang untuk barang terkait.

Di Indonesia Istilah ini umum digunakan dalam bidang ekspor impor. Custom clearance adalah prosedur administrasi barang yang akan diterima dari luar negri melewati proses di Bea Cukai. Dan terdapat beberapa tahapan yang harus dan wajib dipatuhi oleh para importir.

 

1.Persiapan

Sebelum melakukan Import dari luar negeri bisa dipastikan seorang custom clearence harus berkoordinasi dengan bagian purchasing yang membeli produk tersebut.

2. Laporan

Setelah pihak eksportir memastikan barang telah dikirim, maka sebagai custom clearance harus menanyakan kepada pihak pengirim perihal perkiraaan waktu kedatangan barang tersebut di pelabuhan. Eksportir biasanya melakukan pengiriman berkas .Di dokumen ini kita bisa melihat estimasi kedatangan, kuantitas barang yang dikirim, Jenis via pengiriman dan packagingnya

3. Koordinasi dengan Bea Cukai

Setelah kita mendapatkan informasi dari pihak eksportir, lakukanlah koordinasi dengan pihak Bea Cukai untuk memberitahukan perkiraan waktu kedatangan barang yang diimpor. Dalam hal ini mungkin pihak Bea Cukai akan segera melakukan persiapan untuk menentukan di blok mana kiriman tersebut akan di bongkar.

4. Koordinasi dengan pihak forwarder

Jika perusahaan bukan perusahaan logistik atau pengiriman, ada baiknya kita segera berkoordinasi dengan pihak forwarder untuk membeli jasa pengangkutan barang dari pelabuhan ke tempat perusahaan kita berada. Dalam hal ini pengangkutan barang dilakukan setelah dilakukan pengecekan secara detail di Bea Cukai.

5. Pengecekan

Setelah barang tiba, akan dilakukan proses pengecekan oleh pihak Bea Cukai, ditemani oleh salah satu utusan dari perusahaan kita, untuk menentukan kriteria material tersebut, apakah bebas pajak, apakah kena pajak, apakah sesuai dengan surat jalan apakah tidak.

6.Gudang

Setelah melakukan pengecekan, tentunya harus segera ditentukan kapan barang tersebut akan diambil atau dilanjutkan oleh forwarder ke perusahaan kita karena jika tidak, barang akan disimpan di pelabuhan atas nama Bea Cukai dan kita wajib membayar biaya storage/gudang (penyimpanan). Maka dari itu kinerja yang cepat dibutuhkan dalam menjadi jasa custom clearence.

7. Pengambilan

Setelah semua dokumen selesai kita harus segera berkoordinasi dengan pihak forwarder yang telah kita tentukan sebelumnya. Setelah hal ini dilakukan kita hanya tinggal berkoordinasi dengan pihak forwarder tersebut, terkait dengan kapan perkiraan material akan sampai ke tempat yang telah kita tentukan.

Seorang custom clearence dipastikan harus memiliki kemampuan dan pengetahuan tentang ekspor impor, akan sangat baik lagi jika anda memang memiliki pengetahuan tentang logistik karena pengetahuan mengenai hal ini memang sangat dibutuhkan.

Tentunya tahapan ini masih sangat sederhana, masih banyak lagi prosedur tahapan/pengurusan custom clearance, yang berlaku di Indonesia.

Layanan Custom Clearance